[propertimedia.com] Jakarta - Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jaksel terus lakukan mediasi dalam pembebasan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) W2. Sebab, sampai sekarang masih terdapat ratusan bidang tanah yang belum bisa dibebaskan di wilayah Petukangan Utara dan Petukangan Selatan.
Pembebasan lahan tersebut terkendala adanya pemilik lahan yang menggugat SK Gubernur DKI Jakarta No.1907/2010 tentang Perubahan Besarnya Nilai Ganti Rugi Tanah dan Bangunan dalam Pelaksanaan Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol Outer Ring Road (JORR) W2. “Jadi masih ada 71 bidang tanah yang diajukan ke PTUN menggugat SK Gubernur. Hingga kini, kami masih tunggu keputusan final dari pengadilan,” ujar Usmayadi, Ketua Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Jaksel, Rabu (8/8).
Di Jakarta Selatan sendiri, lanjut Usmayadi, untuk Tol JORR W2 lahan yang akan dibebaskan terdapat sebanyak 845 bidang. Untuk jumlah itu, anggaran yang disediakan sekitar Rp 414 miliar. “Saat ini di wilayah Jakarta Selatan kira-kira tinggal menyisakan 12 persen lagi. Ada 71 pemilik lahan yang menggugat ke PTUN dan sisanya yang masih dilakukan negosiasi yakni sekitar 70 bidang lagi,” katanya.
Sedangkan Ambardi Effendi , Ketua Tim P2T JORR W2 Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menambahkan jumlah lahan yang masih belum banyak dibebaskan itu berasal dari wilayah Kelurahan Petukangan Selatan. Padahal di Kelurahan Petukangan Utara tinggal dua bidang tanah lagi yang belum dibebaskan. “Dua lahan yang belum dibebaskan di Petukangan Utara, salah satunya masih sengketa antara warga dengan Dinas Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta. Untuk sisa lahan yang belum dibebaskan, kami masih lakukan negosiasi,” tambah Ambardi.
Secara keseluruhan, pembebasan lahan untuk jalan tol JORR W2 di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan mencapai 82 persen dari total lahan yang dibutuhkan untuk JORR W2 seluas 45 hektar. “Untuk total pembebasan lahan yang telah dilakukan baik di Jakarta Barat maupun Jakarta Selatan sekitar Rp 600 miliar, dan harus selesai akhir tahun ini,” katanya.
Mengenai pembangunan Tol JORR W2 sendiri dibagi menjadi 2 seksi. Seksi pertama dibangun mulai dari Kebon Jeruk hingga Joglo yang target selesainya pada pertengahan tahun 2013. Sementara untuk seksi 2 yang menghubungkan Joglo-Ciledug-Ulu Jami akan dimulai pengerjaannya pada bulan April tahun ini.(DS)




















